close

Kec. Koja-Untuk mengajak warga untuk peduli kebersihan, pengurus bank sampah majelis taklim yang berada di halaman kantor Kecamatan Koja, Jakarta Utara, bersama aparat Kecamatan Koja mengandeng komunitas.

Wakil Camat Koja, Budi Santoso mengatakan,  bank sampah Majelis Taklim Juli 2014, membidik perorang sebagai nasabah demi menimalisir sampah yang dibuang ke TPA Bantar Gebang, Bekasi.

Namun, mengingat sangat perlunya meminimalisir sampah, keberadaan bank sampah majelis taklim mengembangkan sasaran dari individu ke komunitas yakni, sekolah, majelis taklim dan lain sebagainya.

“Saat ini nasabah bank sampah majelis taklim telah berhasil mengandeng beberapa sekolah menjadi bank sampah yakni seperti SMAN 110, SMA Al-Khairiyah, SMAN 13, SMK Tanjung Priok, SMKN 83, SMA Yanik, dan SMAN 52,” ujar Budi, Senin (7/11)

Ke depan, pengurus bank sampah majelis taklim menargetkan seluruh rukun warga (RW) dan Karang taruna menjadi nasabah bank sampah.

Dira (16), siswi SMUN 73 Jakarta yang juga salah seorang nasabah bank sampah Majelis Taklim mengatakan, dirinya ikut menjadi nasabah bank sampah sebagai panggilan jiwa untuk bersama-sama menciptakan Jakarta Utara bersih dan nyaman.

“Saya bersama teman membawa sampah yang kami kumpulkan di tempat tinggal. Kami bertekad mewujudkan Jakarta Utara yang bersih dan nyaman,”kata Dira.

Jhon

The author Jhon

Leave a Response